Jumat, 21 September 2012

Wilayah Administratif


Wilayah Administratif



Desa Kertahayu merupakan wilayah yang dinamis, seiring dengan bertambahnya waktu, berbagai dinamika terus berlangsung, baik yang diharapkan maupun yang tidak sehingga perubahan terjadi pada semua sektor.

Dalam perkembangannya, Desa Kertahayu tumbuh dan mengalami perubahan yang cukup signifikan. Untuk menanggulangi perubahan dan pertumbuhan tersebut pada awal tahun ……. dilaksanakan pemekaran wilayah Desa sebanyak.

Sebagai Kabupaten yang areal wilayahnya yang cukup luas tentu mempunyai banyak permasalahan intern dan ekstern dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Dengan segala kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada, Pemerintah Kabupaten Garut dengan penerapan arah kebijakan pembangunan dan strategi yang tepat, bertekad untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


Daftar Dusun, Luas dan Jumlah  RW di Desa Kertahayu

HIDROLOGI


Hidrologi

Berdasarkan arah alirannya, sungai-sungai di wilayah Desa Kertahayu dibagi menjadi dua daerah aliran sungai (DAS) yaitu Daerah Aliran Utara yang bermuara di Laut Jawa dan Daerah Aliran Selatan yang bermuara di Samudera Indonesia. Daerah aliran selatan pada umumnya relatif pendek, sempit dan berlembah-lembah dibandingkan dengan daerah aliran utara. Daerah aliran utara merupakan DAS Citalahab Bagian Barat, sedangkan daerah aliran selatan merupakan DAS Ciseel  Wilayah Kertahayu terdapat 15 anak sungai buah sungai .

GEOMORFOLOGI



Bentuk alam Desa Kertahayu terdiri dari atas dua aransemen bentang alam, yaitu :

Dataran dan cekungan antar gunung berbentuk tapal kuda membuka ke arah barat,
 
Evolusi bentang alam di daerah sekitar kertahayu dapat dijelaskan melalui 2 (dua) pendekatan hipotesis, yaitu:

(1) Bemmelen (1949) berpendapat bahwa terbentuknya tataan bentang alam, khususnya di sekitar Kertahayu, dikontrol oleh aktifitas volkanik yang berlangsung pada periode Kuarter (sekitar 2 juta tahun lalu sampai sekarang). Setelah terjadi pergerakan tektonik yang memicu pembentukan pegunungan di akhir Pleistosen, terjadilah deformasi regional yang digerakan oleh beberapa patahan.

(2) Menurut konsep Tektonik Lempeng (Hamilton, 1979), proses pembentukan gunung api di Zona Bandung tidak terlepas dari proses pembentukan busur magmatis Sunda yang dikontrol oleh aktifitas penunjaman (subduksi) Lempeng Samudera Hindia yang menyusup sekitar 6-10 cm/tahun di bawah Lempeng Kontinen Asia. Bongkahan (slab) lempeng samudera setebal lebih dari 12 km tersebut akan tenggelam ke mantel bagian luar yang bersuhu lebih dari 3000°, sehingga mengalami pencairan kembali. Akibat komposisi lempeng kerak samudera bersifat basa, sedangkan mantel bagian luar bersifat asam, maka pada saat pencairan akan terjadi asimilasi magma yang memicu bergeraknya magma ke permukaan membentuk busur magmatis berkomposisi andesitis-basaltis. Setelah terbentuk busur magmatis, pergerakan tektonik internal (intra-arctectonics) selanjutnya bertindak sebagai penyebab utama terjadinya proses perlipatan, patahan, dan pembentukan cekungan antar gunung.

Bentang alam daerah Kertahayu dapat dibagi 4(empat) satuan morfologi yaitu : satuan morfologi kerucut gunung api, satuan morfologi perbukitan berelief kasar, satuan morfologi perbukitan berelief halus dan satuan morfologi pedataran .

A. Satuan Morfologi Kerucut Gunung api
Satuan ini menempati bagian puncak dari Gunung api Kracak, Gunung Cikuray dan Gunung Papandayan. Daerah ini mempunyai ketinggian diatas 2.000 meter dari > 40 %, berlembah sempit. Pola aliran sungai memancar (radier) bersumber dari puncak gunung, dengan ordo sungai 1, kerapatan sungai tinggi hingga sangat tinggi. Batuan penyusun satuan ini adalah lahar, lava andesit dan breksi vulkanik.

B. Satuan Morfologi Perbukitan Berelief Kasar
Daerah ini mempunyai ketinggian antara 500 hingga 1.865. Karakteristik yang umum dijumpai pada satuan ini relief sangat kasar, berlembah sempit dan lereng terjal hingga curam. Kemiringan lereng berkisar antara 15 % hingga > 40 %. Pola aliran sungai berbentuk sub-dendritik dan sebagian sub-paralel. Batuan penyusun satuan ini adalah endapan vulkanik tua yang terdiri dari breksi vulkanik, lava andesit, tufa gelas, bongkah bongkah andesit - basal.

C. Satuan Morfologi Perbukitan Berelief Halus
Sebagian satuan ini menempati bagian utara, tengah dan selatan daerah pemetaan. Dicirikan dengan kemiringan lereng berkisar antara 2 hingga 15 %, lembah - lembah agak landai dan sungai-sungai mempunyai gradien rendah hingga sedang. Pola aliran sungai mempunyai bentuk dendritik hingga sub-paralel. Batuan penyusun satuan ini berupa endapan volkanik muda dan endapan Tersier.

D. Satuan Morfologi Pedataran
Satuan ini menempati dataran Bentangalamnya menunjukkan relief datar dan setempat landai dengan kemiringan lereng < 2 %, setempat lebih dari 15 %. Aliran sungai umumnya dendritik dan sebagian anastomatik. Batuan penyusun satuan ini berasal dari hasil rombakan batuan yang lebih tua dan diendapkan sebagai endapan alluvial dan kipas alluvia

KLIMATOLOGI


Secara umum iklim di wilayah Desa Kertahayu dapat dikatagorikan sebagai daerah beriklim tropis basah (humid tropical climate) karena termasuk tipe Af sampai Am dari klasifikasi iklim Koppen.

Berdasarkan studi data sekunder, iklim dan cuaca di daerah Kertahayu dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu : pola sirkulasi angin musiman (monsoonal circulation pattern), topografi regional yang bergunung-gunung di bagian Selatan Jawa Barat  dan Elevasi topografi di Bandung. Curah hujan rata-rata tahunan di sekitar Desa Kertahayu berkisar antara 2.589 mm dengan bulan basah 9 bulan dan bulan kering 3 bulan, sedangkan di sekeliling daerah pegunungan mencapai 3500-4000 mm. Variasi temperatur bulanan berkisar antara 24ºC - 27ºC. Besaran angka penguap keringatan (evapotranspirasi) menurut Iwaco-Waseco (1991) adalah 1572 mm/tahun.

Selama musim hujan, secara tetap bertiup angin dari Barat Laut yang membawa udara basah dari Laut Cina Selatan dan bagian barat Laut Jawa. Pada musim kemarau, bertiup angin kering bertemperatur relatif tinggi dari arah Australia yang terletak di tenggara.

LETAK GEOGRAFIS

LETAK GEOGRAFIS

Sebuah kawasan pedesaan yang tepatnya oordinates: 7°27'31"S 108°33'32"E di suku gunung Gegerbentang dan agian dari kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia.



Desa Kertahayu secara administrasi termasuk wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat dan  terdiri dari  3 pe-Dusunan  yaitu :

1. Dusun Cisaar
2. Dusun Tamansari
3. Dusun Kertaharja
Mempunyai 9 RW dan 39 RT. Jarak dari Desa Kertahayu ke Ibu Kota Kecamatan 6 Km, ke Ibu Kota Kabupaten Ciamis 40 Km, dan ke Ibu Kota Provinsi Jawa Barat 162 Km.



BATAS WILAYAH

Sebelah Utara 
Berbatasan dengan Desa Kutawaringin KecamatanPurwadadi.

Sebelah Timur                     
Berbatasan dengan Desa Sidaharja dan Desa Sukajadi Kecamatan.PamaricanKab. Ciamis

Sebelah Selatan                    
Berbatasan dengan Desa Cigayam Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis

Sebelah Barat                     
Berbatasan dengan Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis.



LUAS WILAYAH

Desa Kertahayu mempunyai luas wilayah ± 1.242,43 Ha, dengan rincian sebagaimana table berikut :
                   
No
JenisPenggunaanLahan
Luas (Ha)
Persentase (%)
1.
2.
3.
4.
5.

Sawah/Ladang
Kehutanan
Pemukiman dan Pekarangan
Kolam/Empang
Lain-lain
286,058
120,062
810,297
19,315
6,311
28,05
12,06
81,29
1,93
0,63

Jumlah
1.242,43
100,00
Sumber Data : Profil Desa Kertahayu

KONDISI TANAH

- Ketinggian tanah di permukaan air laut          : ± 37 m.
- Ketinggian Permukaan Air Tanah        :
- Pada musim kemarau      : 5 – 12 m.
- Pada musim penghujan   : 2 m.


Kamis, 13 September 2012

Kadaharan Leuweung Nu Geus Langka

Duwet / Jamblang / Juwet



Buah jamblang / duwet / juwet ini, cukup terkenal dengan pohonnya, yang katanya, menjadi sarang kuntilanak . Dibalik semua itu, ternyata buah jamblang rasanya sepet-sepet dan manis. Beberapa bagian tanaman ini juga dipergunakan sebagai bahan obat, tradisional maupun modern. Kulit batang, daun, buah dan bijinya sering kali digunakan sebagai obat kencing manis, diare, dan beberapa penyakit lain.

Lobi Lobi


4756face1fe9a4f53e6f314d8c24d781_lobi-lobi
Buah lobi, biasanya kita sebut lobi-lobi, kalo di Sukabumi lolobi . Biasanya lobi-lobi di jadikan rujak dengan bumbu standar, garam, gula merah, cabe rawit, tambah terasi, dan rasanya bener bener asam manis, seger banget. Biasanya di tukang rujak bebek masih di jual. 

Kelendang / Cempedak

 

Sekilas buah ini mirip nangka, bentuknya yang unik dan rasanya yang manis, rasanya seperti campuran nangka dan manggis. Tertarik untuk mencoba ? Jika tertarik. Silahkan ke Kota Samarinda di bulan Desember.


Kupa / Gohok / Kaliasem / Gowok 


Sesuai dengan namanya buah ini rasanya asem alias kecut tapi seger. Buah ini ga bisa di makan sama kulit-kulitnya ini, tapi jika sudah pernah memakan buah ini hanya bisa “Nyengir”. Keberadaannya sudah lumayan langka ditemui saat ini, tapi buat Anda yang belum pernah mencoba buah ini. Anda bisa datang ke Jl. Yusuf Adiwinata, Menteng. Hati-hati dengan rasa asamnya!
  
Ceplukan/ Cecenet

Buah yang mirip cherry hutan ini. Memiliki nama sunda Cecendet. Biasanya tumbuh liar di kebon-kebon, tepi hutan dan daerah yang terkena cahaya matahari. Tapi seumur-umur saya belum pernah nemuin tanaman ini yang buahnya udah masak (warnanya kuning). Katanya rasanya manis dan di sukai anak-anak. Yang mau coba ? Biasanya udah di bentuk dalam kemasan tablet, soalnya buah ini khasiatnya sangat banyak.

Rukem

Buah Rukem, hidup didataran daerah Sumatra, Pulau Bangka, Pulau Belitung, Jawa barat dengan pohon yang berduri, dan dengan rasa yang manis. Namun apabila masih mentah dan berwarna hijau maka rasanya sepet sekali. Buah ini biasanya di asin atau pun dimakan mentah.

Huni / Buni






Buah ini berbentuk bulat kecil-kecil, rasanya sesuai dengan warnanya, warna hijau kecut, warna merah agak manis dan warna hitam sangat manis. Buah ini biasa dipakai untuk rujak (rujak boni). Manfaat mengonsumsi buah ini, karena dapat menjaga kesehatan mata karena memang kandungan vitamin A nya yang tinggi, melancarkan saluran pencernaan, dan sebagai antioksidan dan menjaga kekebalan tubuh.


Matoa


Buah matoa di Indonesia dikenal berasal dari Papua. Sebenarnya, pohon matoa bisa tumbuh di dataran rendah tropis di mana saja. Anehnya, buah matoa hanya dikenal di Papua, Sulawesi, dan Maluku. Rupanya, buah matoa di Indonesia bagian barat mungkin disebabkan daun-daun matoa muda banyak dimakan hewan herbivora seperti monyet dan makaka yang banyak terdapat di sana. Daun-daun muda yang habis, menyebabkan pohon matoa tidak bisa berbuah. 


  • Kecapi / Sentul / Ketuat:


    • Kecapi merupakan buah yang agak rumit memakannya, karena kulitnya begitu liat dan kuat, kadang perlu dijepit pake pinngiran pintu untuk membukanya. Malah kalau belum bisa juga, biasa dilempar ketanah sampai kulitnya terbuka (jadi inget masa kecil).
      Lemudian menjadi populer, ditanam secara luas dan mengalami naturalisasi.
      Pohon ini ditanam terutama karena diharapkan buahnya, yang berasa manis atau agak masam. Kulit buahnya yang berdaging tebal kerap dimakan dalam keadaan segar atau dimasak lebih dulu, dijadikan manisan atau marmalade.
      Kayu kecapi bermutu baik sebagai bahan konstruksi rumah, bahan perkakas atau kerajinan, mudah dikerjakan dan mudah dipoles.
      Berbagai bagian pohon kecapi memiliki khasiat obat. Rebusan daunnya digunakan sebagai penurun demam. Serbuk kulit batangnya untuk pengobatan cacing gelang. Akarnya untuk obat kembung, sakit perut dan diare; serta untuk penguat tubuh wanita setelah melahirkan.

    Harendong



    Nangka Walanda


    • :


      Kersen
      Kersen / Buah Singapur / Baleci / Cery jawa / 

    • Orang Bali menyebutnya buah singapur, entah karena asal buah ini dari singapur atau hanya suatu kebetulan saja. Kalau di Jakarta suka disebut dengan buah ceri. Buahnya kecil dan rasanya manis. Di Lumajang, anak-anak menyebutnya baleci.
      Buah ini juga dapat dijadikan selai, selain dimakan secara langsung. Di Meksiko, buah kersen dijual di pasar. Komposisi dari kayu kersen lunak dan mudah kering, sangat berguna sebagai kayu bakar. Kulit kayunya yang mudah dikupas digunakan sebagai bahan tali dan kain pembalut. Daunnya dapat dijadikan semacam teh.


      Sawo Hejo


      image

    • :Arben / Murbei

      Kitau / Kerto / Babasaran / Bebesaran / Murbei / Lampaung / Mempaung by GembongOfJunker
      Buah dengan nama latin yaitu Morus australis Poir, merupakan tumbuhan perdu atau pohon yang tingginya 6-9 m. Daunnya berbentuk segitiga atau jantung, mudah luruh dari rantingnya. Buahnya bergugus, warnanya coklat tua kalau sudah masak. Daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera.
      Biasanya buah ini tumbuh liar di hutan dan ditanam di halaman atau di kebun. Kandungan kimia: Karoten; Adenin; Kolin; Amilase; Minyak lemak; Vitamin C; Vitamin A; Vitamin B1; Kalsium; Fosfor; Maklurin; Rutin; Morin; Ergosterol. Khasiat pada buah ini antara lain: antipiretik; antitusif; diuretik; anti flogestik; analgesik.
      Kegunaan buah ini untuk kesehatan, yaitu:
    • Hepatitis; kurang darah dan tekanan darah tinggi: Buah besaran 7-10 g; Air matang secukupnya, Dibuat jus, Diminum sehari 1 kali; diulang selama 14 hari
    • Radang persendiaan dan nyeri pinggang:
      Ranting dan daun besaran 10 g; Air 110 ml, Diseduh, Diminum sehari 1 kali pada pagi hari, 100 ml[/font]

  • Rabu, 25 Juli 2012

    Buku Paket Pelajaran Jaman Dahulu

    >>>Diambil dari berbagai sumber<<<









    1. Kelas 1 SD sy masih belajar mengeja “i-ni Bu-di, i-ni i-bu Bu-di, i-ni ba-pak Bu-di.. dst” pake buku warna merah terbitan Balai Pustaka (atau P&K yaaaa.. lupa!). Bukunya masih baru, soalnya tahun 1984 itu ada kurikulum baru untuk pendidikan. Kalo ga percaya coba aja liat buku-buku terbitan selanjutnya (yang terbit 80-an juga), pasti di sampulnya ada tulisan “Kurikulum Diperbaharui 1984”. Buku ini dipinjemin dari sekolah, ngga ada jualannya. Padahal waktu SD gue sekolahnya luar negeri alias swasta. Hal yang paling saya inget dari buku-buku pelajaran SD saya dulu adalah buku-buku itu masih bisa dipake sama adek saya, yang jaraknya 3 tahun di bawah saya! Jadi nyokap bokap ngga mahal-mahal ngeluarin duit buat beli buku baru lagi. Ngga kayak sekarang yang tiap tahun bukunya ganti. Menakjubkan, anak-anak SD sekarang belajar baca nya pake metode apa ya? Masih i-ni Bu-di kah? Atau udah ganti jadi  Michael / Fitbull?? :P
    2. Buku-buku tulis waktu SD dibedain jadi buku latihan dan buku ulangan. Sama satu buku tulis wajib yaitu buku untuk menulis halus (bukan menulis indah looh ya..). Tau kaaan menulis halus kayak apa.. itu loh menulis sambung yang harus dibedain mana bagian yang garisnya ditarik tebel, mana yang harus dibikin halus, mana yang harus ditulis sampe batas garis, mana yang cuma setengah… ga ngerti juga nih makna nya disuruh belajar nulis ginian. Orang ngga guna juga buktinya sekarang.. hihihi Dulu semua buku harus disampul coklat sama dikasih plastik diluarnya. Trus ditempelin label nama yang mesti ditulis nama , kelas dan buku untuk pelajaran apa, termasuk juga buku cetaknya. Eh iya, masih ada yang inget buku tipis dengan sampul warna ungu merek AAA? Saya dulu sempet pake tuuuh.. hihihihihi
    3. Karena sekolah di swasta, saya boleh pake sepatu warna-warni kalo ke sekolah. Jaman kelas satu sampe kelas dua, saya suka banget pake sepatu model Vans sekarang tuh yang pake tali, ada gambar-gambar bonekanya. Trus jaman kelas 3 sampe kelas 6, karena sudah mulai tomboy pake sepatu model converse sekarang, tapi tetep warna-warni. Dulu merek yang ada cuma Bata.. hihihi.. Abis itu masuk sepatu mereknya Eagle… Saya juga sempet pake. Abis itu akhir tahun 80-an baru masuk deh yang namanya Nike n Puma…
    4. Waktu SD juga suka pake jam kotak yang model kalkulator. Banyak pencetannya. Ntah kenapa saya kok punya juga.. duuuuh..
    5. Wajib senam SKJ. Beeeeuuuuh.. tiap hari tuh, kecuali senin buat upacara bendera… Pagi-pagi, dua jam pertama khusus buat senam SJK. Dulu syairnya suka kita ganti-ganti… :lol:gerakannya juga suka asal. Hayooooo sapa yang masih inget sama gerakan-gerakan senam SKJ???
    6. Antara kelas dua sampe kelas 3 and pertengahan kelas 4, hobi banget ngumpulin kertas surat (yang warna warni., lucu-lucu n wangi…), beli orang-orangan yang dari kertas yang bajunya bisa diganti-ganti, tergila-gila koleksi Sanrio (Hello Kitty, Little Twin Stars, My Melody, Kerokeropi…).
    7. Tahun 85, sempet ngerasain gerhana Matahari. Saya nungguin dari pagi, udah siap-siap pengen ngeliat pake negatif film photo… hihihihi.. Mana lama banget lagi. Untung sekolah diliburin.
    8. Jaman kelas 5 sampe kelas 6, guru olahraga saya hobi banget nyuruh bikin kliping kalo pas ada event-event olahraga kayak PON, Sea Games, Asean Games, Olympiade.. Ntah kenapa kok ya banyak aja dulu gituh yang namanya event olahraga. Dan ntah kenapa saya selalu bersemangat nonton. Apalagi kalo siaran langsung bulutangkis masih jaman Susi Susanti, Ardi BW de el ele ituh…
    9. Yang paling disebelin dari anak-anak cowok baru gede waktu SD, suka narok rautan bulet warna warni yang dibaliknya ada kacanya – di ujung sepatu mereka, buat ngintip warna underwear anak-anak cewek, abis keliatan mereka teriak deh sekenceng-kencengnya. Gokil!!!
    10. Masih maen tali kalo pas jam istirahat sekolah. Kalo dirumah ma anak-anak tetangga maennya bentengan, trus main loncat-loncat di kotak yang digambar di tanah itu namanya apa ya?. Masih maen congklak sama bola bekel. Anak-anak SD sekarang maennya apa ya? 
     

    My Blog List

    Site Info

    Abc
    DESA KERTAHAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template